You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 120 Peserta Ikuti Sosialisais Pengelolaan Sampah di Tingkat RW
photo Nurito - Beritajakarta.id

120 Peserta Ikut Sosialisasi Pengelolaan Sampah Tingkat RW

Sebanyak 120 peserta mengikuti sosialisasi pengelolaan sampah di tingkat RW, Kamis (16/3). Kegiatan yang digelar di kantor Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Jakarta Selatan ini dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan, Muklisin.

Program pilah sampah sudah berjalan dengan lancar sejak 2020

Sub Koordinator Pengembangan Peran Serta Masyarakat Bidang Peran Serta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Susi Andrian mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai tindak lanjut dari Pergub 77/2020 tentang pengelolaan sampah lingkup warga, dengan menghadirkan narasumber Dewi Laksmi dari RW 02 Guntur Kecamatan Setiabudi. Kemudian, Wilma Kristanti dari Lab Tanya.

"Kegiatan ini bertujuan mengingatkan kembali tugas pokok dan fungsi camat serta lurah dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya Badan Pengelola Sampah (BPS) RW," kata Susi.

Nyook Ramein Atraksi Destinasi Desa Wisata di Kedung Gede Besok

Sementara, Kasudin LH Jakarta Selatan, Mohamad Amin menanbahkan, sosialisasi seperti ini perlu dilakukan agar program pengurangan sampah dari hulu berjalan dengan lancar. Pihaknya sengaja menggandeng pihak kelurahan dan kecamatan agar hasil sosialisasi ini dapat diteruskan ke RT/RW. Karena mereka yang paling dekat dengan lingkungan.

"Kita koordinasikan ke kelurahan dan kecamatan untuk sosialisasi Pergub 77/2020  soal BPS RW. Program pilah sampah sudah berjalan dengan lancar sejak 2020," kata Amin.

Menurutnya, program pilah sampah ini harus ditingkatkan lagi. Karena untuk merubah perilaku masyarakat butuh waktu dan keseriusan. Khususnya dalam melakukan sosialisasi.

Disebutkan, saat ini jumlah bank sampah yang ada di Jakarta Selatan mencapai 839 lokasi. Kemudian, volume sampah setiap harinya kurang lebih 1.600 ton.

 

"Diharapkan volume sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat ini semakin berkurang," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1334 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1175 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye969 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye942 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye769 personFakhrizal Fakhri
close